..:: Ranie ::..

Friday, December 09, 2005

Tentang Harapan (TEMAN SEJATI)

Masih sekitar kesedihan . Rasanya dia masih betah menemani hari-hariku, dan Tuhan masih ingin melihat butir-butir air mataku. Siang tadi ada SMS dari seorang teman, yang curhat tentang pernikahannya di tengah hatiku juga yang lagi bete.

" Hari ini so Sensi. Gue lelah. Gue pengen rehat dari kesendirian dan ketegaran ini. Gue Pengen ada tangan dan pelukan hangat. Ada yang melindungi, mencintai, membahagiakan gue sepenuh hati. Apa ada? Kapan? Di mana? Siapa? Seseorang yang dia adl : Belahan jiwa. Teman Sejati. Separuh nafas dan hidup. Cinta. Hasrat. Cita-cita.Masa Depan. Rumah dunia dan akhirat gue"

Ternyata selama ini dia merasa belum menemukan "the right one". Hatinya masih hampa dan kosong. Jiwa dan asanya masih terus mengembara. Dia menemukan potongan puzzle pelengkap hidupnya, penyangga ketika dia goyah.. seorang teman hidup ..

Well, dia bilang kalau nasyid "Teman Sejati" yang dilantunkan the Brothers menjadi lagu kebangsaannya dan nasyid "ku pinang kau dengan Al-Qura'n" menjadi sebuah kerinduannya akan seorang teman hidup.

Ironis di usia pernikahannya yang menginjak ke 5, keinginan, impian, harapannya tentang "Teman Sejati" sering mencuat. Di usianya yang masih belia keinginannya untuk mengakhiri masa "lajang" terus melutup-letup.

Baginya pernikahannya kini hanya untuk memenuhi sebuah ambisi dan obsesi tentang sebuah hukum syara. Baginya dirinya tak lebih seperti sebuah patung dan simbol. Dia ada tapi kering dari nilainya. Terlihat tapi mati rasa. Terikat tapi tak ada ruh di dalamnya.

Jelang 5 tahun pernikahannya dalam kesendirian membuatnya lelah. Dan ketegaran yang selalu dia upayakan membuat dirinya menuntut segera istirahat dan berlabuh.

Tapi tanyanya mulai mengusik pikirnya
Apa ada? kapan? Di mana? Siapa?

...Ku mencari-cari
Teman yang sejati
Buat menemani
Perjuangan ini.....
posted by Maharani Arief at 3:43 AM

1 Comments:

oy...dia teh saha? duni jgn bikin bingung dong...

5:59 AM  

Post a Comment

<< Home